Universitas Terbuka UPBJJ Batam

  • Perbesar ukuran huruf
  • Ukuran huruf bawaan asli
  • Perkecil ukuran huruf
Galat
  • Galat memuat data umpan.
Surel Cetak PDF

UPACARA PENYERAHAN IJAZAH (UPI) UPBJJ-UT BATAM 24 Juli 2011

 

Untuk kali pertama, UPBJJ-UT Batam melaksanakan Upacara Penyerahan Ijazah (UPI) yang diikuti oleh 332 orang wisudawan dari program Pendidikan Dasar (S1 PGSD dan S1 PGPAUD), Non Pendidikan Dasar (Non Pendas) serta Program Pascasarjana (S2).

Acara yang berlangsung di Diamond Ball Room Hotel Goodway Batam tersebut dihadiri oleh Rektor Universitas Terbuka yang diwakili oleh Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Bapak Daryono, SH, MA, Ph.D. Dari mitra UT di daerah, hadir antara lain, Wakil Gubernur Kepulauan Riau yang diwakili oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau, Bapak Yatim Mustafa, M.Pd, Kapolda Kepulauan Riau yang diwakili oleh AKBP Winarno serta sejumlah kepala dinas pendidikan dan kepala Badan Kepagawaian Daerah (BKD) kabupaten/kota.

Selain dari mitra, juga dihadiri oleh seluruh ketua Pengurus Kelompok Belajar (Pokjar) dari 7 kabupaten/kota di Kepulauan Riau, Singapura dan Malaysia.

Pelaksanaan UPI diawali dengan prosesi Kepala UPBJJ, Rektor Ut dan Wakil Gubernur Kepulauan Riau memasuki ruang UPI diiringi lagu Padamu Negeri dari Paduan Suara Batam Choir dari Pemerintah Kota Batam. Acara dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Hening Cipta dan Hymne Universitas Terbuka.

Acara dibuka oleh Kepala UPBJJ-UT Batam, Bapak paken Pandiangan,S.Si.,M.Si, dilanjutkan dengan pembacaan SK Rektor Universitas Terbuka tentang pengukuhan Kelulusan Periode I dan II oleh Kasubag Tata Usaha, Dina Arianti,S.Pd. Pada kesempatan tersebut, juga dibacakan SK Kepala UPBJJ-UT Batam tentang lulusan terbaik UPI oleh Koordinator BBLBA yang juga merangkap sebagai Ketua Panitia UPI, Albert Gamot Malau,S.Si.,M.Si.

 

 

Pada UPI periode pertama ini, lulusan terbaik pertama diraih oleh Theresia Sumijati, program S1 PGSD dari Pokjar Batam dengan IPK 3,79. Terbaik kedua diraih oleh Meri Yuliani  program S1 PGSD dari Pokjar Batam dengan IPK 3, 68 serta terbaik ketiga  Justina Budiningsih program S1 PGSD dari pokjar Batam dengan IPK 3,55.

Kepala UPBJJ-UT Batam Bapak Bapak Paken Pandiangan, S.Si., M.Si, dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada para lulusan sekaligus menghimbau agar ilmu yang diperoleh di UT dapat diamalkan untuk peningkatan kualitas sumber daya manusia di Provinsi Kepulauan Riau. Beliau juga memesan kepada Kepala Dinas Pendidikan Kepri agar mahasiswa yang sudah lulus tersebut dapat dimanfaatkan seoptimal mungkin sekaligus bisa mengikuti program sertifikasi guru pada tahun 2011. Pada kesempatan tersebut, Kepala UPBJJ-UT Batam juga berharap agar alumni tetap menjaga nama baik almamater Universitas Terbuka.

Ditempat yang sama, dalam sambutannya, Rektor UT yang diwakili oleh Bapak Daryono, SH.M.A.,Ph.D mengucapkan terimakasih kepada Wakil Gubernur Kepri yang diwakili oleh Kepala Dinas Pendidikan Prov.Kepri yang telah membantu para guru untuk dapat melanjutkan pendidikan tinggi di Universitas Terbuka antara lain dengan memberikan beasiswa kepada guru-guru yang kuliah di UT baik negeri maupun swasta. Rektor berharap kemitraan ini dapat terus terjalin dimasa yang akan datang.

Sementara itu, Wakil Gubernur Kepri dalam sambutannya yang dibacakan oleh oleh Kepala Dinas Pendidikan Kepri,  Bapak Yatim Mutafa, M.Pd menyampaikan harapan agar para lulusan berperan aktif meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kepri terutama dalam menghadapi pasar bebas (free trade zone). Wakil Gubernur menekankan agar alumni dapat mengemban amanah menjadi guru yang professional dan senantiasa menjunjung tinggi nama baik almamater sebagai universitas bersertifikat internasional serta salah satu world class university.

Wakil Gubernur juga menyampaikan agar para guru terus mengembangkan kecerdasan intelektual tanpa mengenal waktu dan tempat. Meraih gelar sarjana menurut beliau bukanlah akhir dari menuntut ilmu, akan tetapi  senantiasi menjadi pembelajar yang tidak akan pernah berhenti. “Belajar harus menjadi habit seseorang. Manusia yang berpengetahuan akan memainkan peran penting dalam masyarakat untuk menjadi orang yg beriman dan berilmu” tegas Wakil Gubernur.

Diawali Seminar Akademik

Pelaksanaan UPI di UPBJJ-UT Batam diawali dengan seminar akademik pada tanggal 23 Juli 2011 di tempat yang sama. Tampil sebagai nara sumber dari luar UT adalah Ketua DPD Provinsi Kepulauan Riau, Ir. H.M. Nur Syafriadi, M.Si dan Syamsul Bahrum, Ph.D dari Pemko Batam. Sedangkan dari internal UT, tampil sebagai nara sumber Koordinator BBLBA, Albert Gamot Malau dan Joko Rizkie Widokarti, SE, MM.

Pada seminar dengan thema Peningkatan Kompetensi Guru di Era Free Trade Zone Menuju Guru Professional, Bermartabat dan Sejahtera, Ketua DPRD menyampaikan bahwa untuk menjadi professional seorang guru harus memiliki soft skill dan hard skill yang harus dikembangkan secara berkesinambungan. Untuk mencapai hal itu, masalah anggaran memang menjadi salah satu faktor penentu. Sebagai Ketua Badan Anggaran di DPRD, beliau menyampaikan bahwa akan selalu memberikan perhatian pada anggaran pendidikan termasuk masalah kesejahteraan guru yang akan diusahakan terus naik dari tahun ke tahun.

Sementara itu, Bapak Syamsul Bahrum dalam paparannya menjelaskan bahwa seorang guru harus senantiasa menginstropeksi diri agar bisa melakukan. Disampaing itu, Bapak Syamsul menjelaskan bahwa jangan bicara kualitas pendidikan tanpa profesionalitas guru. Posisi guru sangat strategis dalam membangun kekuatan bangsa. Profesionalitas guru harus dihargai dengan peningkatan kualitas hidup guru. “Guru yang profesional bisa memainkan dua kesempatan ‘mengambil dan mencipiptakan kesempatan’ dan  ‘to take chances and to make chances’, papar Pak Syamsul.

Sementara Bapak Albert Gamot Malau dalam paparanya menekankan pentingnya kemampuan menulis karya ilmiah bagi guru. Oleh karena itu, guru harus senantiasa belajar dan terus berlatih untuk menulis. Karena untuk kenaikan pangkat sekarang, setiap guru diwajibkan menulis karya ilmiah.

Sedangkan Joko Rizkie Widokarti dalam paparanya menyatakan bahwa seorang guru mampu mengubah dunia. Dia mencontohkan seorang guru asal Mexico Jodi William. Awalnya Jodi hanya seorang guru biasa namun wanita ini berhasil memimpin sebuah gerakan internasional secara inovatif dan efektif  dengan menggunakan teknologi internet untuk pelarangan produksi dan penggunaan ranjau darat. Puncak perjuangannya dicapai pada tahun 1997 dimana 60 negara di dunia menandatangani perjanjian internasional tentang pelarangan ranjau darat tersebut. Atas prestasi tersebut Jodi William memenangkan hadiah nobel perdamaian tahun 1997.

 

Mengetahui                                                                             Ketua Panitia

Kepala UPBJJ-UT Batam

 

Paken Pandiangan,S.Si.,M.Si                                                 Albert Gamot Malau,S.Si.,M.Si

 
Banner
Previous Month December Next Month
Sen Sel Rab Kam Jum Sab Min
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
Dari mana Anda tahu tentang Universitas Terbuka?
 
Bagaimana Pelayanan UPBJJ - UT Batam?
 
Bagaimana Penilaian Anda tentang Website UT Batam?